Friday, October 28, 2011

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!

postingan oleh: Kahar Muzakir

Bismillahirrahmanirrahiim...

Sahabat muslim, kesempatan kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang mengucap salam dan menjawab salam sesuai dalil yang ada. . .

" Jika kalian masuk ke dalam rumah,berilah salam kepada diri kalian sebagai tahiyat penuh berkah dan baik yang berasal dari Allah " (QS An Nur : 61 )

" Jika kalian diberi salam penghormatan,balaslah dengan cara yang lebih baik atau dengan yang serupa " ( QS An Nisa :86 )

Dan Rasulullah SAW pun menganjurkan kepada kita menyebarkan salam

" Demi Allah diriku ditanganNya,kamu tidak akan masuk surga sehingga kamu beriman,dan kamu tidak akan beriman dengan sempurna sehingga kamu saling mencintai.Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu tentang sesuatu yang kamu lakukan pasti kamu saling mencintai?ialah sebarkanlah salam diantara kamu " ( HR Muslim )

Nahh berdasarkan ayat-ayat dan hadist di atas, para ulama berpendapat bahwa hukum menjawab salam adalah wajib. Dan mereka juga berpendapat bahwa ucapan salam dari sekelompok orang itu hukumnya sunnah kifayah. Artinya cukup diucapkan oleh salah seorang diantara mereka, walau lebih baik diucapkan oleh semuanya. Demikian pula apabila yang menjawabnya banyak.Maka ia tidak harus dijawab oleh semuanya,meskipun lebih baik kalau semuanya menjawab.

Walau hukumnya wajib,tetapi ada sejumlah pengecualian,misalnya :

  1. Ketika berada di dalam toilet atau kamar kecil,hukumnya makruh jika mengucapkan salam.
  2. Ketika sedang Sholat atau Adzan.Orang yang sedang sholat atau adzan tidak wajib menjawab salam bahkan tidak boleh menjawab salam,kalaupun akan menjawab,maka sebatas dengan isyarat atau sesudah ia sholat.
  3. Ketika mulutnya berisi makanan
  4. Ketika sedang mendengarkan Khutbah jum'at.Hukumnya makruh,sebab yang wajib baginya adalah mendengarkan khutbah itu.

Empp cukup sampai disini dulu yah sahabatku sesame muslim, di lain kesempatan dan apabila saya telah bias mengamalkan ilmu itu saya bagi lagi dehh. . .

Sebuah Artikel mengenai "Sabar"

oleh: Indah Yunitasari

Setiap manusia tentu akan menghadapi cobaan di dalam kehidupan dunia ini. Cobaan datang bisa menimpa kita ataupun keluarga kita. Cobaan itu tantangan yang harus dihadapi dengan kesabaran. Kesabaran diperlukan dalam segala aspek kehidupan kita. Bagi mereka yang tidak sabar, maka siap-siap untuk dikecewakan oleh tindakannya itu. Allah menurunkan cobaan kepada kita, agar Allah bisa menguji iman kita, apakah kita akan sabar ataukah kita akan marah-marah. Setiap cobaan yang menimpa kita pasti ada hikmahnya.

Apabila ada sesuatu yang kita sukai hilang, seseorang yang kita cintai pergi, atau suatu bencana menimpa kita, maka hampir bisa dipastikan bahwa kita akan mengalami kesedihan, kecewa, dan biasanya orang-orang disekitar yang tidak mengalami mengingatkan kita untuk sabar. Sabar menghadapi sakit, menguasai diri karena kekhawatiran dan emosi, menahan lidahnya agar tidak mengeluh, merupakan bekal bagi kita dalam menghadapi perjalanan hidup di dunia. Maka dari itu sabar termasuk dari sebagian iman. Kita harus meyakini bahwa ketika kita bersabar menghadapi cobaan dari Allah,tempat terbaik telah Allah siapkan sebagai penghargaan atas kesabaran kita. Oleh karena itu, kita harus meyakini bahwa segala peristiwa yang menimpa kita berasal dari Allah dan akan sabar menghadapinya.

Di Al-Qur’an banyak surat-surat yang membahas tentang sabar. Al-Qur’an telah mengisyaratkan pentingnya kesabaran itu. Sabar tidak harus dalam hal menghadapi cobaan, tapi bisa juga dalam hal lain. Misalkan sabar agar tidak berbuat maksiat dan sabar dalam menjalankan ketaatan dan mendekatkan diri kepada Allah, dalam menjalankannya pun harus sepenuh hati.

Apabila tidak sabar, maka akan menerima kerugian. Jadi, kita harus bersabar menghadapi apa saja yang diperintahkan Allah, karena dengan bersabar kita akan mendapat hikmah dari sikap sabar ini, misalkan akan mendapatkan pahala. Dengan bersabar, kita juga akan menjadi sukses, ada kata-kata kesuksesan adalah keberhasilan yang tartunda, jadi bila kita bersabar dan tentunya berusaha dan terus mencoba pasti akan meraih hasilnya yaitu kesuksesan. Jadi terapkanlah kesabaran dalam diri kita.

Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan

oleh: Khoiriyah Noviastuti

Bawang putih merupakan salah satu bahan bumbu yang utama di Indonesia yang digunakan hampir diseluruh masakan Indonesia. Kandungan kimiawi alami yang terdapat dalam bawang putih ternyata sangat berguna bagi kesehatan kita. Namun, mayoritas penduduk Indonesia tidak mengetahui manfaat kesehatan yang luar biasa dari bawang putih ini. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari bawang putih:

1. Menyembuhkan Flu dan Batuk

Bawang putih bermanfaat dalam menyembuhkan penyakit flu dan batuk. Hal ini didasari oleh laporan peneliti dari Universitas Brigham Young di Utah pada tahun 1992 yang menyatakan bahwa bawang tumbuk dalam minyak bukan hanya membunuh rhinivirus tipe 2 (penyebab umum flu), tetapi juga membunuh 2 macam herpes (penyakit kulit menular) dan beberapa virus umum lainnya. Selain itu, kandungan sulfur yang terkandung dalam bawang putih membuat bawang putih memiliki bau dan rasa yang khas yang dapat meningkatkan dan mempercepat kegiatan membran mucous disaluran pernapasan, yang membantu melegakan pemampatan dan mengeluarkan lendir.

2. Mengurangi resiko Kanker

Ternyata bawang juga mempunyai kandungan untuk memerangi kanker, terutama kanker perut dan usus besar. Organosulfida yang terkandung dalam bawang putih membantu hati memproses senyawa kimia beracun, yang termasuk senyawa kimia yang menyebabkan kanker. Bawang putih ini dapat membantu menghindari kanker, hal ini dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh University of Minnesota. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa risiko terkena kanker di usia tua berkurang sebanyak 50 persen bila mengonsumsi bawang putih secara rutin.

3. Penyakit Jantung

Bawang putih bermanfaat sebagai pembantu penurun kadar kolesterol. Hal ini disebabkan karena adanya zat ajoene yang terkandung di dalamnya, yaitu suatu senyawa yang bersifat antikolesterol dan membantu mencegah penggumpalan darah. Menurut penelitian ditemukan bahwa mengonsumsi bawang putih secara teratur, yaitu sekitar 2-3 siung setiap hari dapat membantu mencegah serangan jantung. Pasalnya bawang putih ini bermanfaat membantu mengecilkan sumbatan pada arteri jantung sehingga meminimalkan terjadinya serangan.

4. Mengurangi resiko Kehamilan

Anda juga bisa mendapatkan keuntungan dari bawang putih selama kehamilan. Studi–studi mengungkapkan bahwa bawang putih dapat membantu menaikkan lambatnya berat badan bayi yang terlalu kecil. Riset yang dilakukan oleh Dr. D. Sooranna, Ms J. Hirani dan Dr. I Das di Academic Department of Obsterrics dan Gynaecology, Chelsea dan Westminster Hospital in London UK, menyimpulkan bahwa walaupun pre-eclampsia dan kelambatan pertumbuhan merupakan kondisi yang kompleks, dengan mengkonsumsi tablet bawang putih secara standar selama masa kehamilan dapat mengurangi kemungkinan–kemungkinan komplikasi pada kelahiran. Eksperimen menunjukkan bahwa menambahkan ekstrak bawang putih pada sel–sel plasenta yang kemungkinan menderita kondisi–kondisi tersebut terbukti dapat menstimulasi pertumbuhan. Lebih jauh lagi, kegiatan enzim–enzim penting yang berkurang pada kehamilan tidak normal juga sangat meningkat dengan diberikannya bawang putih.

5. Meningkatkan Stamina

Setelah dikaji secara mendalam, ternyata bawang putih dapat menjadi sumber stamina dan kekuatan fisik yang tinggi. Walaupun sebelumnya mereka jarang sekali sakit, tiba-tiba mereka mudah terserang flu, orang – orang seperti inilah yang terutama membutuhkan daya pembangun stamina yang terdapat di bawang putih. Orang-orang yang mudah lelah seharusnya menambah stamina mereka dengan makan sedikit bawang putih setiap hari dalam jangka waktu yang lama. Caranya, bisa kita campurkan dalam olahan masakan kita dan menelannya.

Disamping memiliki manfaat yang begitu banyak namun ada akibat yang dapat ditimbulkan karena mengkonsumsi bawang putih terlalu banyak, yaitu membuat napas kita menjadi bau. Maka untuk menghilangkannya kita dapat melakukan cara-cara berikut ini :

1. Meminum air teh kental atau kopi setelah mengkonsunsi bawang putih

2. Memakan kulit limau dengan cara dikunyah

3. Mengimbangi dengan makanan yang terbuat dari protein, hati, dan telor

4. Menggunakan bawang putih dengan cara direbus terlebih dahulu atau dijadikan acar

Disusun dari berbagai sumber